Tim-tim Inggris menderita di Liga Champions

11-inggris-liga-champions

Jose Mourinho bersikeras dirinya merasa sedih setelah Chelsea jadi satu-satunya tim Liga Primer yang mencicipi kemenangan di laga pembuka Liga Champions.

Chelsea mengalahkan Maccabi Tel Aviv 4-0 di Stamford Bridge untuk mengawali awal yang sempurna tetapi Arsenal, Manchester United dan Manchester City semuanya menderita kekalahan di pertandingan pembuka mereka.

Ini adalah kali pertama tiga tim Liga Primer mengalami kekalahan dalam laga pembuka mereka dalam sejarah Liga Champions dan Mourinho beranggapan jika ini berita buruk bagi pertandingan di Inggris.

“Menyedihkan,” ungkap bos Chelsea ini. “Saya kira ini buruk. Saya tidak senang dengan hasil itu.

“Saya ingin Manchester City, Manchester United dan Arsenal kalah di Liga Primer. Tapi say atidak ingin mereka kalah di Liga Champions jadi ini tidak baik untuk kami semua.

“Beberapa musim sebelumnya selalu sulit bagi tim Inggris sukses dan mengawali fase grup dengan baik, di mana anda bisa menghasilkan 12 angka, dan dari 12 angka itu anda hanya membuat tiga angka, berita buruk untuk sepak bola Inggris.”

Mourinho lebih senang terkait dengan penampilan timnya ketika mereka dengan mudah melewati Maccabi Tel Aviv berkat gol dari Willian, Oscar, Diego Costa dan Cesc Fabregas.

Chelsea menghadapi permainan dengan berbekal dua kekalahan di Liga Primer dan Mourinho senang merasakan perasaan menang kembali.

“Saya sempat lupa rasanya menang,” ungkap Mourinho. “Setelah tidak menang dalam jangka waktu yang lama, rasanya sangat baik.

“Tendangan penalti yang kami lewatkan adalah ujian terbesar bagi kami karena ketika segala sesuatunya menentang anda seperti kartu merah, penalti, cidera, keputusan dan anda memulai sebuah pertandingan yang harus anda menangkan tetapi melewatkan penalti, saya pikir ini ujian terbesar dari karakter setiap pemain dan tim.

“Baik bahwa kami punya episode negatif tambahan dan reaksinya sangat baik. Saya senang dengan penampilan tim dan hasilnya.”

Chelsea menghadapi Arsenal hari Sabtu nanti dan Mourinho mengakui kemenangan itu adalah dorongan kepercayaan diri yang besar bagi timnya jelang pertemuan di LIga Primer nanti.…

Graeme Souness dan Jamie Carragher pertanyakan taktik Brendan Rodgers

3-brendan-rodgers

Susunan pemain Rodgers menghadapi United menempatkan Danny Ings dan Roberto Firmino bermain di sisi melebar dan para mantan pemain Liverpool ini yakin memainkan kedua pemain ini di posisi melebar tidak akan banyak membantu penampilan mereka.

Souness berpikir Rodgers memberikan kelonggaran pada pemainnya dengan tidak memainkan mereka di posisi biasa mereka.

“Hal pertama yang harus anda lakukan dengan pemain adalah membuat dia nyaman di posisi mereka bermain,” ungkap Souness.

“Firmino tidak mau ada di pinggir sana. Di sisi lain Ings tidak mau juga ada di sana. Mereka akan beralasan: ‘Ini bukan posisi saya, saya tidak terbiasa.’

“Ings menghabiskan banyak waktu berlari ke arah gawangnya sendiri. Dia akan mengklasifikasikan dirinya sebagai penyerang, dia tidak mau melakukan itu. Tentang Firmino saya tidak terlalu yakin, kita mungkin akan melihatnya ketika musim berjalan lebih jauh.

Dia menambahkan: “Anda harus membuat orang merasa senang bermain di posisi yang mereka senangi dan Liverpool belum mengerti itu sekarang.

“Mereka perlu gol. Anda tidak selalu bermain baik, tetapi jika anda memiliki pencetak gol maka itu bisa membayar dosa besar itu dan Liverpool harus muncul dengan sebuah sistem.”

Carragher yakin Christian Benteke belum mendapatkan cukup bantuan dalam lini depan di sistem yang dimainkan oleh Liverpool saat ini.

Mantan pemain belakang Liverpool ini meminta Rodgers kembali dengan memainkan dua penyerang di depan ketimbang tetap memakai formasi 4-3-3 saat ini.

Dia berkata kepada Sky Sports: “Benteke tidak mendapatkan bantuan yang cukup,

“Ings muncul dan saya mengatakan sebelum pertandingan harus ada dua pemain di depan dan mereka harus bermain dengan formasi diamond, tetapi mereka masih bermain dengan 4-3-3.

“Saya tidak mengerti apa maksudnya memainkan Danny Ings di posisi melebar tersebut. Dia tidak memberikan dukungan kepada Benteke.

“Anda memikirkan berapa banyak penyerang yang dimiliki Liverpool dan mereka tidak punya pemain sayap. Mereka hanya punya Jordon Ibe. Firmino bukan pemain sayap dan Coutinho bermain di sana pekan lalu dan dia juga bukan pemain sayap.”…

Anthony Martial cetak gol di laga debutnya bersama United

1-martial-anthony-united

 

Pemain pengganti Anthony Martial mencetak gol dalam laga debutnya dengan Manchester United ketika mereka mengalahkan Liverpool 3-1 untuk merangsek ke peringkat 2 klasemen di Liga Primer Inggris.

Daley Blind memberikan keunggulan bagi tuan rumah sesaat setelah turun minum, sebelum Ander Herrera berhasil mencetak gol dari titik putih setelah dia dijatuhkan oleh Joe Gomez dari dalam kotak.

Christian Benteke memperkecil ketinggalan dengan tembakan luar biasa, tetapi Martial berhasil memulihkan keunggulan 2 gol United dengan gol individu yang memukau.

David de Gea kembali ke susunan pemain inti, tetapi justru Martial yang berhasil mencuri perhatian dengan start gemilangnya dalam karirnya di Old Trafford, dan United berhasil naik ke urutan kedua klasemen, lima angka di belakang pemimpin Manchester City yang berhasil mempertahankan start sempurna musim ini dengan kemenangan atas Crystal Palace di siang sebelumnya.

Louis van Gaal memberikan debut pertama musim ini kepada De Gea, tetapi Wayne Rooney absen karena cidera dan bos United ini menempatkan Marouane Fellaini di depan, lebih memilih membiarkan pemain barunya Martial di bangku cadangan.

Liverpool gagal memiliki start yang baik, membiarkan para pemain mereka di belakang bola, cukup senang memungkinkan tim tuan rumah untuk memiliki penguasaan bola yang banyak.

Tim tamu terlihat tegang dengan bola mereka sendiri, khususnya ketika bermain di belakang, dan Simon Mignolet nyaris membuat masalah ketika dia mencoba membersihkan bola, tapi justru bola jatuh di kaki Juan Mata.

Babak pertama berlangsung sepi, tetapi justru setelah turun minum pertandingan bersinar, ketika pemain pengganti Ashley Young menusuk dari sisi kiri dan berhasil memenangkan tendangan bebas yang membawa United pada gol Daley Blind.

Old Trafford bersorak ketika Martial dimasukkan untuk menggantikan Mata dengan 25 tersisa, dengan semua orang memiliki harapan tinggi terhadap remaja termahal dunia ini.

Di menit 70 keunggulan United ditambah lewat gol penalti Ander Herrera. Benteke sempat melesatkan gol salto menakjubkan akan tetapi gol tersebut seakan tidak berarti apa-apa ketika Martial membalas dengan gol individu yang luar biasa setelah mengobrak abrik lini belakang yang dikawal oleh Martin Skrtel.…